Jumat, 29 Januari 2016

TUGAS KE 3


A.Merancang sistem untuk mengelolah informasi dalam psikologi
-Sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang memiliki banyak informasi terkait dengan ilmu psikologi yang bermanfaat bagi pengguna dalam pengambilan suatu keputusan terhadap penelitian, perencanaan, dan pengelolaan.
-contoh: sistem informasi dalam psikologi yaitu seseorang dapat mengungkapkan kepribadian melalui tes Rorscach secara online dan seseorang dapat melakukan konseling dengan psikolog secara online.

B.Menggunakan komputer sebagai alat bantu pengolah informasi dalam psikologi
-Salah satu aplikasi yang sering digunakan dalam psikologi adalah program SPSS, aplikasi SPSS ialah suatu program computer yang dapat digunakan dalam psikologi. SPSS adalah program computer yang dipake untuk analisis statistika. SPSS tadinya ditujukan bagi pengelolahan data statistic untuk ilmu social sekarang diperluas untuk melayani berbagai jenis user.
-contoh: Dalam suatu penelitian dalam jurusan psikologi yang menggunakan metode kuantitatif pada tahap penyebaran aitem kepada responden apabila telah selesai dilakukan koding data dimana tiap sebaran aitem dilakukan input data dari masing-masing responden yang telah menjawab pada Microsoft excel ketika telah selesai menggunakan sistem SPSS dimana mempermudah peneliti untuk menentukan validitas dan realibilitas dari suatu alat ukur secara cepat dan otomatis sehingga dapat diketahui informasi yang dibutuhkan oleh si peneliti. Dalam hal ini pengggunaan sistem SPSS mempermudah individu dalam menemukan suatu informasi yang dibutuhkan secara cepat dan efisien terkait dengan perancangan sistem untuk menemukan informasi dalam psikologi.
Daftar pustaka:
Ana.staff.gunadarma.ac.id (diakses tanggal 18 oktober 2015)

Priyanto.,D.(2014).Belajar sendiri spss 22.Jakarta:Grasindo

TUGAS KE 2



A.Pengertian computer based information system (CBIS)
Computer based information system (CBIS) atau disebut juga sistem informasi berbasis computer merupakan sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas yang terkait dengan CBIS adalah data,informasi,sistem,sistem informasi dan basis computer dan dipergunakan untuk suatu alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan.

B.EVOLUSI SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
Usaha penerapan komputer dalam bidang bisnis terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi. Tahapan perkembangan tersebut yaitu:
1.      Fokus awal pada Data (electronic data processing – EDP)
Didukung dengan munculnya punched card dan keydriven bookkeeping machines, dan perusahaan umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajernya. Aplikasi yang digunakan sistem informasi akuntasi (SIA).
2.      Fokus baru pada Informasi (management information sistem – MIS)
Seiring denga diperkenalkannya generasi baru alat penghitung yang memungkinkan pemrosesannya lebih banyak. Hal tersebut dioerientasikan untuk kosep penggunaan komputer sebagai sistem informasi manajemen (SIM), yang berarti bahwa aplikasi komputer harus diterapkan dengan tujuan utama untuk menghasilkan informasi manajemen.

3.      Fokus Revisi pada Pengambilan Keputusan (Decision support sistem – DSS)
Merupakan hal yang berbeda dengan konsep SIM. DSS adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan serta diambil keputusannya oleh manajer.
4.      Fokus sekarang pada Komunikasi (office automation – AO)
OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik. OA telah berkembang meliputiberagam aplikasi seperti konferensi jarak jauh (teleconference), voice mail, e-mail (surat elektronik), electronic calendaring, facsimile transmission, dan desktop publishing. Istilah lainnya dalam menggunakan semua aplikasi AO tersebut dinamakan dengan kantor virtual (virtual office).
5.      Fokus potensial pada Konsultasi (artificial intelligence/expert sistem – AI/ES)
Ide dasar AI adalah komputer dapat deprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia. Sistem pakar adalah suatu sistem yang berfungsi sebagaiseorang spesialis dalam suatu bidang. Sistem yang menggambarkan segala macam sistem yang menerapkan kecerdasan buatan untuk pemecahan masalah dinamakan dengan sistem berbasis pengetahuan (knowledge-bases sistems) Penjelasan lebih lanjut akan dijumpai pada modul terakhir dari materi kuliah SIM.

C.LINGKUP DATA
Model database Hirarki merupakan model data yang dimana data tersebut diatur dengan struktur data tree. Struktur ini dapat mewakili informasi menggunakan hubungan childparent; setiap parent dapat memiliki banyak child, tetapi setiap childhanya boleh memiliki satu parent ( yang dikenal juga dengan hunbungan 1-ke-banyak). Seluruh atribut dari record yang ditentukan telah diatur dengan tipe entias. Padadatabase tipe entiti sama dengan tabel. Setiap record individual diwakili dengan baris, dan setiap atribut setiap kolom. Tipe entiti berhubungan satu sama lain dengan menggunakan pemetaan 1:N, juga dikenal sebagai hubungan satu-ke-banyak. Model ini dikenal sebagai model database awal yang diciptakan oleh IBM pada tahu 1960-an.Database hirarki yang paling banyak digunakan saat ini ialah IMS dikembangkan oleh IBM dan Registry Windows oleh Microsoft. Hirarki data digunakan untuk penjelasan penggabungan elemen-elemen dari tingkat sebelumnya ke tingkat setelahnya atau jalannya suatu program yang telah diolah didalam database. Hirarki data berdasarkan tingkat kompleksitas nilai data, tingkatan data dapat disusun kedalam sebuah hirarki, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks. Pemrosesan basis data sebagai perangkat andalan sangat diperlukan oleh berbagai institusi dan perusahaan.
   Dalam pengembangan sistem informasi diperlukan basis data sebagai media penyimpanan data. Kehadiran basis data dapat meningkatkan daya saing perusahaan tersebut. Penyimpanan data sekunder pada database terdapat 2 macam yaitu:
a.       SASD (Serial/sequential Accesss Storage Device) adalah suatu perangkat simpan yang bekerja secara sekuensial, dengan kata lain perangkat penyimpanan ini bekerja dengan cara membaca data secara urut dari awal sampai akhir tanpa ada kemungkinan melewati bagian tertentu. Contoh perangkat ini adalah mgnetic tape, punched card dan paper tape. Perangkat simpan ini sudah jarang dipakai dan relatif lambat tetapi harga relatif murah. Perangkat SASD biasanya digunakan untuk membuat cadangan (backup) data an program.
b.      DASD (Direct Access Storage Device) merupakan jenis memori eksternal yang mempunyai akses langsung terhadap data. Contohnya seperti magnetik (floopy disk,hard disk), removable hard disk, (Zip diskflash disk) dan optical disk. Penyimpanan akses langsung suatu penyimpanan yang memungkinkan mekanisme bacaan atau tulisan dapat diarahkan ke record tertentu tanpa pencarian secara urutan. DASD memiliki mekanisme membaca dan menulis yang dapat diarahkan kelokasi manapun dalam medium penyimpanan.
3.      Pemrosesan Data
a.       Pemrosesan Batch Tujuan dari sistem ini adalah memperbarui tiga file master, persedian, piutang, dan analisis penjualan. Perusahaan biasanya memperbarui file batchmereka secara harian, yang disebut sikulus harian. Adanya periode waktu antara satu pengolahan dengan pengolahan berikutnya. Dua keunggulan pemrosesan Batch, adalah:
1)      Organisasi meningkatkan efisien dengan bersama-sama mengelompokkan sejumlah besar transaksi kedalam kelompok daripada memproses setiap peristiwa secara terpisah.
2)      Memberikan sarana kontrol atas pemrosesan transaksi, keakuratan proses tersebut dapat dibentuk dengan secara periodik merekonsiliasi kelompok transaksi dengan angka kontrol.
b.      Pemrosesan Online Pengolahan transaksi satu persatu, saat terjadinya transaksi karena pengolahan online berorientasi transaksi. Pengolahan online dikembangkan untuk mengatasi masalah file yang ketinggalan jaman.
c.       Sistem Real Time merupakan sistem yang mengendalikan sistem fisik, dimana sistem ini mengharuskan komputer berespon cepat pada sistem fisik. Bisa juga sebagai mekanisme pengontrolan , perekaman data, pemrosesan secara cepat sehingga outputyang dihasilkan dapat diterima dalam waktu yang relatif sama. Sistem ini merupakan bentuk khusus dari sitem online yang diperluas kemampuannya dengan menggunakan sumber daya konseptual untuk menentukan operasi dari sistem fisik tersebut.

D.DATABASE
Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer  secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan di mana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.

E.peranan database dan DBMS dalam memecahkan masalah psikologi
Tes kepribadian yang saat ini, tidak hanya dilakukan oleh seorang psikolog tetapi juga bisa diakses dengan mudah oleh para user melalui online. Contoh nya sebuah pertanyaan mengenai warna, tentunya setiap warna memiliki interpretasi yang berbeda berdasarkan kepribadian ataupun hasil test. Akan tetapi sebelum itu, terjadi proses input (memasukan data) sesuai dengan kepribadian berdasarkan jenis warna yang berbeda dan setelah selesai data dimasukan kedalam sistem database dan DBMS. Jika user mengikuti tes kepribadian yang telah dibuat tersebut maka secara otomatis data yang ada didalam database akan menampilkan output berdasarkan gambaran kepribadian dari warna yang telah dipilih.

F. SISTEM PENGELOLAHAN DATA
System yang melakukan tugas pengolahan data adalah system pengolahan data. Dalam pandangan kita, system pengolahan data adalah sama dengan system akuntansi. Pandangan ini didasarkan pada kenyataan bahwa pada mulanya computer hanya diterapkan untuk tugas akuntansi dan, penggunaanya disebut pengolahan data elektronik atau EDP. Tujuan pengolahan data adalah untuk menghasilkan dan memelihara redod perusahaan yang akurat dan up to date.
-tugas dan pengelolahan data
pengumpulan data
sepanjang perusahaan memberikan barang dan jasa dan kepala lingkunganya, tiap tindakannya ini digambarkan dalam record data. Jika tindakan tersebut melibatkan elemen lingkungan, hal ini disebut transaksi.
 pengubahan data
diperlukan untuk mengubah data untuk mentranformasikannya menjadi format yang dapat digunakan. Operasi pengubahan data mencakup :
pengklasifikasian. Elemen data dimasukan ke dalam record untuk digunakan sebagai kode untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan record.
Penyortiran. Record disusun dalam urutan tertentu berdasarkan pada kode atau elemen data yang lain. Sebagai contoh, file record penggajian disusun sedemikan rupa sehingga semua record untuk tiap karyawan dapat dijadikan satu dan record untuk tiap karyawan berada dalam urutan menurut tanggal.
Penkalkulasian. Operasi aritmatika dan logika dilakukan pada elemen data yang menghasilkan elemen data tambahan. Sebagai contoh, dalam system penggajian, biaya perjam, dikalikan jumlah jam kerja untuk ,menghasilkan pendapatan kotor.
Perekapitulasian. Ada banyak data yang perlu disinteesis atau dipersingkat menjadi bentuk total dan subtotal.
 penyimpanan data
pada perusahaan kecil, ada ratusan transaksi dan tindakan tiap harinya sedangkan di perusahan yang lebih besar, mungkin saja ada ribuan. Epson, misalnya, menyatakan bahwa tiap sepuluh detik, salah satu dari pelanggannya memasang atau menginstal computer atau printer Epson.
 Pembuatan dokumen System pengolahan data menghasilkan output yang dibutuhkan oleh perorangan atau kelompok baik yang berada dijdalam atau diluar perusahan.

F.SISTEM PROSES INFORMASI MANAJEMEN
Sistem informasi manajemen adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis. Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia, misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif

G.SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN
adalah bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.
Dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi-terstruktur yang spesifik.
Menurut Moore and Chang, SPK dapat digambarkan sebagai sistem yang berkemampuan mendukung analisis ad hoc data, dan pemodelan keputusan, berorientasi keputusan, orientasi perencanaan masa depan, dan digunakan pada saat-saat yang tidak biasa

-Tujuan dari SPK:
·         Membantu menyelesaikan masalah semi-terstruktur
·         Mendukung manajer dalam mengambil keputusan suatu masalah
·         Meningkatkan efektifitas bukan efisiensi pengambilan keputusan

Daftar pustaka:


Deka, Annes. (2012). Pengertian sistem informasi berbasis komputer dengan contoh sistem pakar. Diakses 11 Oktober, 2012, dari  http://annesdecha.blogspot.com/2012/05/pengertian-sistem-informasi-berbasis.html



Minggu, 25 Oktober 2015

Tugas 2 : arsitektur komputer dan struktur kognisi manusia

-          Arsitektur computer dan kognitif manusia

a.       Pengertian arsitektur computer
Dalam bidang teknik komputer, arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistemkomputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya)
b.      Struktur kognisi manusia
Menurut Piaget (1896) struktur kognitif merupakan mental framework yang dibangun seseorang dengan mengambil informasi dari lingkungan dan menginterpretasikannya, mereorganisasikannya serta mentransformasikannya
Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan.
c.       Kaitan antara struktur kognisi manusia dan arsitekur computer
Setiap kegiatan yang manusia lakukan pasti memiliki pola, mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali. Pola kegiatan manusia ini biasanya berupa Sama halnya dengan arsitektur computer. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa arsitektur computer atribut–atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer, yaitu seperti saat computer mulai dinyalakan, terdapat interupsi-interupsi yang dilakukan oleh computer tersebut.
d.      Kelebihan dan kelemahan arsitektur computer dan struktur kognisi manusia
Apapun yang dilakukan komputer seperti operasi matematika dan logika diproses dengan sangat cepat dan tidak mampu ditandingi oleh manusia dengan baik. Begitupun sebaliknya apa yang mampu dilakukan manusia dengan baik seperti menyusun generalisasi, membuat kesimpulan, memahami pola-pola yang kompleks dan emosi tidak dapat dilakukan oleh komputer secara sempurna bahkan komputer tidak bisa melakukannya sama sekali.

Sumber:
Solso, L.R., Maclin, H.O., Maclin, K.M (2008), Cognitive Psychology (Eighth Edition). Jakarta: Erlangga
https://id.wikipedia.org/wiki/Arsitektur_komputer



Tugas 1 : Pengantar Sistem Informasi Psikologi

-          Pengantar sistem informasi
a.       Pengertian informasi
Abdul Kadir (2003) mendefinisikan informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakan data tersebut sedangkan menurut Davis (dalam Al Fatta, 2007) Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang
b.      Pengertian sistem informasi
Istilah Pengertian Sistem informasi diartikan sebagai suatu sistem yang terintegrasi secara optimal dan berbasis pada komputer yang dapat menyajikan dan menghimpun berbagai jenis data yang akurat untuk bermacam kebutuhan. Pengertian Sistem Informasi adalah gabungan terorganisasi yang terdiri dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam suatu organisasi.
c.       Pengertian sistem informasi psikologi
sistem informasi psikologi adalah suatu bidang kajian ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara ilmu psikologi itu sendiri dalam kaitannya dengan penggunaan komputer dan aplikasinya dalam bidang psikologi.

-             Contoh kasus :
SPSS adalah program komputer yang dipakai untuk analisis statistika tapi bidang psikologi juga memakai SPSS untuk mengetahui apakah data tersebut  valid atau tidak.
-            Analisa : 
Misalnya seorang mahasiswa ingin mengkaji apakah ada perbedaan intelegensi pada kelompok umur remja di antara anak sulung, anak tengah, dan anak bungsu, setelah sudah mendapatkan datanya maka untuk mengetahui hasilnya menggunakan SPSS.

Sumber :
Al Fatta, Hanif, Analisis Perancangan Sistem Informasi untuk Keunggulan. Bersaing Perusahaan & Organisasi Modern, ANDI, Yogyakarta, 2007

Kadir, Abdul. (2003). Pengenalan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi.

Minggu, 10 Mei 2015

psikoterapi tugas II



a.     Pengertian terapi kelompok
Terapi kelompok adalah terapi yang dilakukan untuk membentuk perubahan terhadap klien, khususnya perubahan perilaku di dalam kelompok. Perubahan diarahkan kepada segala bentuk perilaku atau kebiasaan dari klien yang dianggap tidak bisa diterima atau tidak diharapkan oleh kelompoknya.
b.     Cara melakukan terapi kelompok
-          Fase Prakelompok
Dimulai dengan membuat tujuan, menentukan leader, jumlah anggota, criteria anggota, tempat dan waktu kegiatan, media yang digunakan. Menurut Dr. Wartono (1976) dalam Yosep (2007), jumlah anggota kelompok yang ideal dengan cara verbalisasi biasanya 7-8 orang. Sedangkan jumlah minimum 4 dan maksimum 10.
-         Fase Awal Kelompok
Fase ini ditandai dengan ansietas karena masuknya kelompok baru, dan peran baru. Yalom (1995) dalam Stuart dan Laraia (2001) membagi fase ini menjadi tiga fase, yaitu orientasi, konflik, dan kohesif. Sementara Tukman (1965) dalam Stuart dan Laraia (2001) juga membaginya dalam tiga fase, yaitu forming, storming dan norming.
a)      Tahap orientasi
Anggota mulai mencoba mengembangkan sistem sosial masing-masing, leader menunjukkan rencana terapi dan menyepakati kontrak dengan anggota.
b)      tahap konflik
Merupakan masa sulit dalam proses kelompok. Pemimpin perlu memfasilitasi ungkapan perasaan, baik positif maupun negatif dan membantu kelompok mengenali penyebab konflik. Serta mencegah perilaku perilaku yang tidak produktif (Purwaningsih & Karlina, 2009).
c)      Tahap kohesif
Anggota kelompok merasa bebas membuka diri tentang informasi dan lebih intim satu sama lain (Keliat, 2004).
-          Fase Kerja Kelompok
Pada fase ini, kelompok sudah menjadi tim. Kelompok menjadi stabil dan realistis (Keliat, 2004). Pada akhir fase ini, anggota kelompok menyadari produktivitas dan kemampuan yang bertambah disertai percaya diri dan kemandirian (Yosep, 2007).
-          Fase Terminasi
Terminasi yang sukses ditandai oleh perasaan puas dan pengalaman kelompok akan digunakan secara individual pada kehidupan sehari-hari. Terminasi dapat bersifat sementara (temporal) atau akhir (Keliat, 2004).
c.      Manfaat terapi kelompok
a)      Umum
1.      Meningkatkan kemampuan menguji kenyataan (reality testing) melalui
komunikasi dan umpan balik dengan atau dari orang lain.
2.      Membentuk sosialisasi


3.      Meningkatkan fungsi psikologis, yaitu meningkatkan kesadaran tentang
hubungan antara reaksi emosional diri sendiri dengan perilaku defensive
(bertahan terhadap stress) dan adaptasi.
4.      Membangkitkan motivasi bagi kemajuan fungsi-fungsi psikologis seperti kognitif dan afektif.
b)      Khusus
1.      Meningkatkan identitas diri
2.      Menyalurkan emosi secara konstruktif
3.      Meningkatkan keterampilan hubungan sosial untuk diterapkan sehari-hari.
4.      Bersifat rehabilitatif: meningkatkan kemampuan ekspresi diri, keterampilan
sosial, kepercayaan diri, kemampuan empati, dan meningkatkan kemampuan
tentang masalah-masalah kehidupan dan pemecahannya.
d.      Kasus yang diselesaikan dalam terapi kelompok
-          Depresi
-          Permasalahan isolasi sosial atau menarik diri.
-          Kecemasan
-          Skizofrenia
e.       Cari dan rangkum satu contoh yang menggambarkan terapi kelompok
pada pasien di rumah sakit khusus daerah provinsi Sulawesi Selatan yang mengalami isolasi sosial atau menarik diri, dimana isolasi sosial adalah gangguan hubungan interpersonal yang terjadi akibat adanya kepribadian yang tidak fleksibel, sehingga menimbulkan perilaku maladaptif dan mengganggu fungsi seseorang dalam berhubungan yang bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh terapi aktivitas kelompok sosialisasi terhadap kemampuan pasien berinteraksi sosial.
Sebelum dilakukan terapi kelompok, semua responden kurang mampu berinteraksi sosial hal ini disebabkan karena tidak adanya tindakan atau stimulus yang dilakukan yang dapat mengubah pola perilaku yang maladaptive serta lingkungan yang kurang terapeutik seperti pasien yang terlalu banyak berada didalam ruang perawatan dan terkadang mendapatkan tekanan-tekanan dari sesama pasien.
Dari hasil penelitian yang ada, terdapat pengaruh terapi kelompok sosialisasi terhadap kemampuan pasien dalam berinteraksi sosial dan pasien yang sudah dilakukan terapi kelompok sebagian besar telah mampu bersosialisasi. Hal ini dikarenakan dalam proses terapi kelompok, pasien mendapatkan kesempatan untuk belajar cara berinteraksi sosial, yaitu memperkenalkan diri pada anggota kelompok, cara berkenalan dengan orang lain, bercakap-cakap dengan orang lain, dan melakukan kegiatan sehari-hari. Dengan melakukan kegiatan tersebut, pasien dilatih untuk tidak menarik diri dan pasien akan mampu melakukan interaksi dengan orang lain. Selain itu, dengan  bercakap-cakap maka akan terjadi distraksi yaitu fokus perhatian pasien akan beralih untuk dapat beraktivitas karena dengan beraktivitas klien tidak akan mengalami banyak waktu luang yang biasanya digunakan untuk menyendiri yang berakibat pasien menarik diri





Daftar pustaka:
Handout Psikoterapi oleh Erik S. Hutahaean.
Hasriana., Nur M., & Angraini, S. (2013). Pengaruh terapi aktivitas kelompok sosialisasi terhadap kemampuan bersosialisasi pada klien isolasi sosial menarik diri di rumah sakit khusus daerah provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal. 2, (6), 74-79.
USU institutional repository